Trekking di Sawendui

Setelah melaksanakan program perlindungan dan pelestarian, sekarang Sawendui secara resmi dinyatakan sebagai tempat terbaik di Yapen untuk mengamati Cendrawasih Kecil di habitatnya. Pos Observasi Cendarawasih Kecil yang dalam dialek lokal disebut “botenang” terletak di jalur jalan setapak sepanjang 600 meter menyusuri sungai dan 20 menit jalur menanjak yang lumayan curam. Di sepanjang jalur ini, setidaknya 25 sub-spesies nuri, punai, merpati, gelatik dapat diamati. Pepohonan yang tinggi dengan kanopi yang lebat menjadi rumah dari berbagai hewan dan suara burung, yang mungkin tidak terlihat oleh mata-mata yang tidak terlatih, terdengar bersahutan. Sarang Maleo Papua (Macrocephalon maleo) yang dibangun dari dahan kering dan daun jatuh dapat dilihat seperti bukit semut raksasa di permukaan tanah.

Di lokasi pepohonan “tempat bermain” Cendrawasih Kecil, dapat dilihat burung ini menari setiap pagi dan sore. Banyak kebiasaan dari burung ini masih misterius, jangankan melihat seperti apa bentuk telurnya, di mana sarangnya saja tidak pernah ada orang yang pernah melihat.

Sungguh menarik adalah tradisi lokal yang menyatakan Cendrawasih Kecil ini ada pemiliknya. Setiap orang yang bisa menemukan pohon tempat burung ini bermain, maka ia dianggap sebagai pemiliki dari burung sekaligus pohonnya. Menjadi hak dari pemilik untuk mengelola ‘aset’-nya, hendak dibiarkan atau dibunuh/diambil. Jika dirunut, maka tradisi ini berakar dari pandangan bahwa hutan adalah tabungan. Ketika hasil kebun atau ikan tidak mencukupi, maka mereka berhak untuk mengambil sesuatu di hutan guna menutupi kekurangan atau kebutuhan dadakan. Sejak adanya SPF, Cendrawasih Kecil ini nasibnya semakin baik, karena bisa dikatakan tidak ada lagi kasus perburuan atau penangkapan.

spf-10

Dikatakan bahwa hutan hujan tropis merupakan salah satu hal yang dapat menyelamatkan dunia dari ancaman pemanasan global. “Paru-paru dunia” adalah istilah yang sama sekali tidak berlebihan untuk menggambarkan fungsi modern dari “petak hijau” ini. Salah satu cara untuk merasakan kehebatan “petak hijau” adalah dengan cara masuk ke dalamnya. Keberadaan berbagai jenis tanaman dan satwa yang ada betul-betul memukau.

Pos Observasi SPF terletak di sepetak tanah di muara Sungai Kasuari, dipagari hutan. Berjalan kaki selama tiga jam menyusuri hutan akan berakhir di pusat dusun Sawendui. Diawali dengan berjalan kaki menyusuri jalur pendek di pinggir sungai yang dinaungi pepohonan tempat burung berkicau tanpa merasa takut oleh kehadiran manusia. Ketika sungai membelah, perjalanan dilanjutkan masuk ke jalur hutan yang paralel dengan pantai. Bunyi tonggeret yang memekakkan telinga bersaing dengan kicauan burung dan sudut mata dapat menangkap kelibat berbagai hewan berlari mendengar langkah manusia. Kantong Semar dalam berbagai ukuran dan jenis menempel, menggantung di pohon menciptakan simetri unik. Akhirnya jalur hutan berakhir dan pantai putih Mambasiui terlihat membentang luas di depan mata.

spf-07

Perjalanan menyusuri pantai sungguh kontras jika dibandingkan hutan yang tertutup kanopi hijau. Ketika pantai berakhir, perjalanan dilanjutkan dengan menyusuri kebun penduduk, di mana berbagai macam tanaman buah, pohon sagu dan umbi-umbian tumbuh dengan subur. Tiba di dusun Sawendui, barisan rumah kayu berjajar rapi dan hanya ada satu pikiran yang terlintas: betapa beruntungnya mereka bisa tinggal di tanah yang begitu kaya.

CATATAN: Tulisan ini dibuat bersama dengan Saireri Paradise Foundation (SPF), sebuah yayasan yang bergerak di bidang sosial dan lingkungan berfokus pada pembangunan komunitas yang sadar akan gaya hidup bersahabat dengan alam. Sejak 2012 bersama-sama dengan masyarakat lokal, SPF telah menjalankan program perlindungan dan pelestarian hutan dan laut, dan di saat yang bersamaan juga menjalankan program kemasyarakatan yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s