Berkunjung ke Manusela

Untuk masyarakat kota besar, tidak ada lokasi Taman Nasional yang mudah dijangkau. Perjalanannya pasti panjang dan melelahkan. Tiba di lokasi, biasanya fasilitas akomodasi, transportasi, dan konsumsi juga amat dasar. Tetapi, jamak saja jika lelah langsung hilang melihat alam yang majestic.

manusela-11

Berkunjung ke Taman Nasional Manusela di Pulau Seram, ya begitu juga. Masih untung sekarang sudah banyak penginapan dekat Taman Nasional, mulai dari Ora Beach Eco Resort, Lisar Bahari, Oanain Munina Resort, dan lain-lain. Di penginapan berbagai program tur juga bisa diatur: naik kapal ke muara Sungai Salawai, Tur Kanopi, tempat Rehabilitasi Satwa Seram, perkampungan Nuaulu, gua kelelawar, sampai pendakian gunung Binaiya. Untuk wisata laut, disebabkan kerusakan terumbu karang, maka hanya bisa snorkeling di area-area tertentu, yang masih ada terumbu karang terjaga atas inisiatif masyarakat lokal – tidak cukup luas untuk menyelam, tetapi lumayan melelahkan untuk snorkeling. Lautnya tipikal laut yang overfished, bahkan di lokasi terumbu karang sekalipun sepi dari ikan. Kelebihannya, enak untuk berenang tanpa harus takut ikan-ikan pelagis.

Perjalanan untuk bisa ke Pulau Seram dan akhirnya tiba di Taman Nasional Manusela cukup panjang. Untung zaman sekarang sudah ada Google. Yang pasti dari Ambon, naik kapal cepat menuju Masohi atau ferry menuju pelabuhan Waipirit (Seram Barat). Sering orang lupa untuk mengecek kondisi laut, karena bagi yang mabuk laut, pastikan datang di musim-musim pergantian antara musim angin barat atau angin laut (Oktober, November, Maret, dan April). Selain bulan-bulan tersebut pilihannya: kapal cepat tidak jalan karena ombak terlalu tinggi, atau kapal cepat jalan dengan mengarungi ombak 2-4 meter.

Jika mengambil rute melalui Masohi, di pelabuhan banyak angkot yang bisa di-carter untuk mengantar sampai ke Saka. Dari Saka, biasanya penginapan yang dipilih sudah menyiapkan perahu untuk membawa pengunjung ke lokasi. Atau, angkot terus di-carter sampai ke desa Sawai melewati pintu masuk Taman Nasional Manusela. Alternatif pertama lebih murah, daripada alternatif kedua. Total perjalanan antara 4-6 jam tergantung dari banyak hal. Yang pasti, pemandangan dari Masohi mendekati Manusela spektakuler. Jangan tidur.

CATATAN:

  1. Foto oleh Suherina Nimpoeno.
  2. Grafis oleh Rumiko.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s